Viral di Medsos Masyarakat Tagih janji Walikota Pekanbaru Dalam Atasi Banjir
Masyarakat menagih janji janji Kampanye dari Walikota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Walikota Markarius Anwar.Dalam kampanye Agung Nugroho menyampaikan bisa mengatasi banjir dalam waktu 1 tahun.Namun hingga kini atau lebih kurang 15 bulan janji tersebut belum terealisasi.Masyarakat masih dihantui banjir tiap kali hujan melanda.
Salah satunya seperti yang terjadi pada hari Jumat (8/5/2026).Hujan yang berlangsung hanya dalam beberapa jam telah membuat kota Pekanbaru seperti danau.Air hujan menggenang dimana mana,tidak cuma lokasi perumahan tapi juga hampir merata di seluruh jalan jalan protokol
Keadaan ini membuat masyarakat meminta agar Agung Nugroho bisa memberikan solusi dan memenuhi janji bukan cuma omon omon.Permintaan ini banyak disampaikan melalui media sosial.Bahkan keluhan soal banjir ini sempat viral di Medsos.
Apa yang disampaikan oleh masyarakat ini adalah sebuah hal wajar.Masyarakat telah lama dihantui persoalan banjir kota Pekanbaru.Bahkan hujan dalam intensitas sedang saja telah membuat kota bertuah menjadi kota Berkuah.
Persoalan banjir ini telah banyak merusak dan memberikan kerugian bagi masyarakat.Selain terganggu aktifitas juga memberikan kerugian bagi masyarakat.Banyak alat elektronik dan kendaraan yang rusak akibat banjir.Belum lagi potensi kecelakaan akibat melintas.Bahkan baru baru ini ada masyarakat yang harus kehilangan nyawa karena melintasi banjir.Hal ini terjadi di perumahan Sidomulyo.
Apa yang dikeluhkan dan ditagih masyarakat adalah hal wajar.Sudah seharusnya kepala daerah menunaikan janji janji saat kampanye.Apalagi masalah banjir adalah masalah yang sensitif dan selalu jadi asumsi setiap kali kampanye.Janji dari kepala daerah adalah sebuah janji politik bukanlah sebuah omon omon demi mendongkrak elektabilitas.Agung Nugroho tak bisa lepas dari semua janji janji yang terucap dari bibirnya,apalagi janji yang sesumbar bisa atasi banjir hanya dalam waktu satu tahun.Tanpa langkah konkret dan nyata maka janji itu hanyalah sebuah pepesan kosong yang bertujuan untuk membohongi masyarakat
Amrizal




